Tokoh Masyarakat Kroya Soroti Dugaan Hilangnya Syariat dalam Pengajian Mimi Desi

Wahyu Topami
Tokoh masyarakat menyampaikan tanggapan terkait Pengajian Mimi Desi di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Selasa (21/7/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Menurut Guruh, hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa pengajian Mimi Desi perlu dikaji oleh pihak yang berwenang. Ia khawatir masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang berbeda terkait ajaran agama apabila persoalan tersebut tidak segera mendapat penjelasan.

"Yang kami khawatirkan adalah masyarakat menjadi salah memahami ajaran agama. Kami takut terjadi kesesatan di tengah masyarakat," tegasnya.

Ia juga mengaku menemukan berbagai kejanggalan lain selama kegiatan itu berlangsung di lingkungan keluarganya. Menurut Guruh, persoalan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan metode pengobatan, tetapi juga menyangkut keyakinan masyarakat.

"Yang paling kami soroti sebenarnya adalah adanya upaya menghilangkan syariat. Banyak sekali kejanggalan yang saya lihat karena rumah saya memang berdekatan dengan rumah bibi saya," katanya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network