Menindaklanjuti kondisi tersebut, pemerintah kecamatan langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu serta BBWS Citarum. Langkah itu dilakukan agar penanganan dapat segera dilakukan sebelum dampaknya meluas ke areal pertanian lainnya.
Rusyad menjelaskan, Bupati Indramayu telah memberikan arahan agar kebutuhan air bagi petani tetap menjadi prioritas selama musim tanam berlangsung. Karena itu, pemerintah daerah terus mencari solusi agar distribusi air ke lahan pertanian tetap berjalan.
"Kami, sesuai arahan dan seizin Pak Bupati, berupaya agar kebutuhan air petani bisa terpenuhi. Pak Bupati juga memerintahkan saya untuk mencari solusi agar ketersediaan air ini bisa mencukupi kebutuhan para petani," tuturnya.
Selain berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Kecamatan Kandanghaur bersama Kuwu Kandanghaur, Kuwu Eretan Wetan, Kuwu Bongas, Camat Bongas, serta pihak terkait juga melakukan koordinasi dengan BBWS Citarum. Koordinasi tersebut difokuskan pada percepatan normalisasi saluran yang menjadi kewenangan balai.
"Dalam hal ini, karena saluran sekunder menjadi kewenangan BBWS Citarum, alhamdulillah mereka membantu dengan melakukan normalisasi saluran sekunder," katanya.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
