Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Rumah di Indramayu Sebabkan Satu Orang Tewas, Kerugian Capai Rp80 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Penjual Hewan Kurban di Indramayu Mengeluh Sepi Pembeli, Sebut Faktor Efisiensi Jadi Penyebabnya

Minggu, 25 Mei 2025 | 13:33 WIB
  • author Selamet Hidayat
Penjual Hewan Kurban di Indramayu Mengeluh Sepi Pembeli, Sebut Faktor Efisiensi Jadi Penyebabnya
Pedagang hewan kurban di Indramayu mengeluh sepinya pembeli jelang Hari Raya Idul Adha. (Foto: iNewsIndramayu.id/Selamet Hidayat)

INDRAMAYU, iNews.id - Penjual hewan kurban di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mengeluh sepinya minat pembeli menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Efisiensi disebut jadi faktor penyebabnya.

Menurut salah satu pedagang hewen kurban, Samsul Rizal (64), asal Desa Dermayu Blok Centeng, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, mengaku penjualan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Untuk bulan ini saja, penjualan kambing baru mencapai 10 ekor, berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya, kisaran di angka 30 ekor. Mungkin penyebabnya karena efesiensi," ucap Rizal, Minggu (25/5/2025).

Rizal sendiri mengaku mengalami penurunan omzet penjualan hewan kurban pada tahun ini. Padahal, stok hewan kurban yang dijual sama dengan tahun yang lalu.

Menurutnya, hasil penjualan tahun ini tidak sebanding dengan beban pemeliharaan dan biaya pakan kambing. Harga jual kambing untuk saat ini kisaran harga Rp3-Rp5 juta dari jenis kambing lokal dan Garut.

"Pembeli hewan kurban berkurang drastis. Mungkin salah satu penyebabnya adalah efesiensi. Masih dapat untung tapi minim sekali," ucap Rizal.

Meskipun mengalami pasang surut berjualan hewan kurban, Rizal mengaku tahun sekarang lebih parah penjualannya. Tapi, kondisi tersebut tidak membuatnya bosan berjualan hewan kurban.

"Yang namanya orang berjualan hewan kurban pasti ada pasang surutnya. Akan tetapi imbas dari efesiensi tersebut, masyarakat kemungkinan berpikir ulang untuk membeli hewan kurban," katanya. (*)

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut