Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Penjaga Warung Jadi Tersangka Penganiayaan di Rambatan Wetan Indramayu
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Mahar Rp200 Juta: Kisah Pilu Kusnia, Korban Nikah Kontrak yang Disiksa Suami

Selasa, 12 Mei 2026 | 19:15 WIB
  • author Wahyu Topami
Tragedi Mahar Rp200 Juta: Kisah Pilu Kusnia, Korban Nikah Kontrak yang Disiksa Suami
Ilustrasi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok pernikahan kontrak di China. Korban disebut mengalami tekanan psikologis dan hidup dalam pengawasan setelah dijanjikan mahar serta kehidupan layak oleh perekrut. (Ilustrasi AI)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Nasib tragis dialami oleh Kusnia, seorang perempuan muda asal Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, yang kini harus berhadapan dengan kenyataan pahit sebagai korban nikah kontrak China. Niat awal untuk memperbaiki ekonomi keluarga melalui janji mahar sebesar Rp200 juta justru berujung pada tindakan kekerasan fisik dan penyiksaan tidak manusiawi yang dilakukan oleh pria yang menikahinya di negeri tirai bambu tersebut.

Awalnya, korban dijanjikan uang ratusan juta rupiah oleh seorang agen atau calo yang memfasilitasi keberangkatannya untuk menjalani pernikahan dengan warga negara asing. Namun, janji manis tersebut hanyalah tipu daya, karena dalam realitasnya, korban hanya menerima uang sekitar Rp22 juta, jauh dari kesepakatan awal yang menggiurkan.

Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan penuh terhadap warga negara yang mengalami eksploitasi di luar negeri. Plt Kabid Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak (PHP-PKA) DP2KBP3A Indramayu, Eddy Kusmayadi, menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam atas apa yang menimpa korban nikah kontrak China tersebut.

“Kami akan terus mengawal perkembangan kasus ini dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan korban,” ujar Eddy, Selasa (12/5/2026).

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut