Tragedi Mahar Rp200 Juta: Kisah Pilu Kusnia, Korban Nikah Kontrak yang Disiksa Suami
Berdasarkan data dan informasi yang dihimpun melalui koordinasi dengan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, Kusnia saat ini telah berhasil meloloskan diri dari jeratan suaminya. Pihak berwenang di luar negeri telah mengambil tindakan tegas untuk mengamankan perempuan malang tersebut.
“Korban saat ini sudah diamankan oleh Kepolisian Shanghai dan ditempatkan di shelter untuk mendapatkan perlindungan sementara,” katanya.
Selama menjalani masa "pernikahan" tersebut, Kusnia mengaku mendapatkan perlakuan yang sangat keji. Selain mengalami tekanan psikologis yang hebat, ia kerap tidak diberikan makan dan sering kali mendapatkan kekerasan fisik secara kasar. Modus perekrutan dengan iming-iming mahar besar ini menjadi peringatan keras bagi warga Indramayu agar tidak mudah tergiur oleh tawaran agen ilegal yang berpotensi melakukan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Saat ini, koordinasi antar-lembaga terus diperkuat untuk proses pemulangan Kusnia kembali ke tanah air agar ia bisa mendapatkan rehabilitasi medis dan psikologis setelah menjadi korban nikah kontrak China.
Editor: Tomi Indra Priyanto