get app
inews
Aa Text
Read Next : Sidang Pembunuhan di Paoman: Terkuak Alasan Ririn Buang Sendiri Palu Barang Bukti Dekat Rumah Korban

Demo Mahasiswa Unwir Direspons Rektorat soal Transparansi Anggaran

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15 WIB
header img
Wakil Rektor I Universitas Wiralodra, Ibnu Rusydi, menanggapi demo Mahasiswa Unwir, Selasa (19/5/2026). (Foto: Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Pihak rektorat Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu akhirnya angkat bicara terkait aksi demo mahasiswa Unwir yang digelar di halaman kampus pada Selasa (19/5/2026). Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) tersebut menuntut keterbukaan informasi publik, khususnya mengenai tata kelola keuangan internal universitas.

Sebelumnya, jalannya aksi unjuk rasa tersebut berlangsung cukup panas. Massa aksi sempat melakukan pembakaran ban bekas di depan aula kampus serta memasang berbagai spanduk bernada protes. Tidak hanya itu, para peserta aksi juga melakukan prosesi tabur bunga di atas foto pimpinan kampus dan pihak yayasan sebagai bentuk simbolis matinya keadilan di lingkungan akademis.

Dalam tuntutannya, gerakan demo mahasiswa Unwir ini mendesak adanya transparansi menyeluruh mengenai anggaran operasional kampus. Mereka juga menuntut perbaikan fasilitas penunjang kuliah, serta meminta kejelasan mengenai dugaan hilangnya dana sebesar Rp2,3 miliar yang merujuk pada hasil audit Inspektorat Jenderal (Irjen).

Menanggapi gelombang protes dan eskalasi dalam demo mahasiswa Unwir tersebut, Wakil Rektor I Universitas Wiralodra, Ibnu Rusydi, memberikan penjelasan resmi. Ia menyatakan bahwa jajaran rektorat telah menyerap seluruh aspirasi yang disampaikan oleh demonstran dan menganggapnya sebagai evaluasi konstruktif.

“Terkait aspirasi mahasiswa mengenai transparansi anggaran di Universitas Wiralodra, kami dari pihak rektorat sudah menerimanya. Ini merupakan masukan yang bagus untuk kemajuan Universitas Wiralodra,” ujar Ibnu Rusydi.

Ibnu Rusydi menambahkan bahwa manajemen kampus tidak menutup-nutupi kondisi finansial institusi. Sebaliknya, perwakilan rektorat mengklaim telah menyerahkan lembar data mengenai sirkulasi arus kas keuangan, baik pemasukan maupun pengeluaran, agar bisa ditinjau langsung secara objektif oleh perwakilan mahasiswa.

“Kami juga sudah menyampaikan data-data mengenai pengeluaran dan pemasukan Universitas Wiralodra sehingga mahasiswa dapat mempelajarinya,” katanya.

Di samping masalah finansial yang memicu terjadinya demo mahasiswa Unwir, persoalan infrastruktur fisik juga menjadi poin krusial yang disorot oleh massa MPM. Menanggapi keluhan sarana prasarana yang dinilai kurang memadai, Ibnu Rusydi mengakui adanya sejumlah kekurangan teknis di lapangan yang perlu segera diintervensi oleh manajemen.

Pihak rektorat berkomitmen untuk melakukan perbaikan berkala pada aspek infrastruktur penunjang, termasuk aksesibilitas jalan internal kampus yang dikeluhkan rusak dan berlubang oleh para mahasiswa.

“Insyaallah ke depan Unwir bisa lebih baik lagi, termasuk terkait banyak tuntutan mahasiswa seperti perbaikan jalan dan fasilitas-fasilitas lain yang memang harus dilengkapi,” tandasnya.

Meskipun pihak rektorat telah memberikan klarifikasi awal, konflik ini tampaknya belum sepenuhnya mereda. Massa aksi menilai penjelasan tersebut belum menjawab akar masalah secara tuntas. Mahasiswa sebelumnya mengancam akan kembali menggelar aksi lanjutan apabila pihak yayasan dan pimpinan kampus tidak hadir dalam audiensi berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pekan depan.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut