get app
inews
Aa Text
Read Next : Pengurus PAC PDIP Indramayu Gelar Pasar Gratis hingga Manjakan Warga Lewat Aksi Sosial

Ahli Pidana Sebut Penyidikan Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu yang Terburuk!

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:45 WIB
header img
Saksi ahli hukum pidana Profesor Dr. Youngki Fernando saat memberikan kritik pedas usai sidang kasus pembunuhan satu keluarga di PN Indramayu, Selasa (26/5/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Menurut dia, setiap informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan dugaan keterlibatan pihak lain dalam perkara pembantaian ini tidak boleh diabaikan begitu saja oleh penyidik karena taruhannya menyangkut nasib dan hak asasi manusia.

“Nah, harusnya begitu. Enggak boleh didiamkan. Enggak boleh ini merupakan hal yang sebatas didengar saja. Ini kan menyangkut nyawa orang. Nyawa orang ini kan satu saja sudah tragis, apalagi ini banyak orang,” terangnya.

Melihat ketidaksinkronan BAP dengan fakta-fakta yang terus mengalir di persidangan, emosi sang ahli hukum pidana tampak tidak bisa terbendung lagi. Dalam pernyataannya, Youngki bahkan secara terbuka menyebut proses penyidikan dalam perkara kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu sebagai salah satu yang terburuk yang pernah ia amati sepanjang karier akademisnya.

“Menurut saya kinerja polisi perlu ditingkatkan dan kinerja polisi seperti ini adalah kinerja yang buruk. Jadi, kinerja penyidik saat ini dalam kasus ini, khususnya kasus ini itu adalah yang terburuk,” pungkasnya.

Persidangan atas tragedi kemanusiaan di Kelurahan Paoman ini dipastikan akan berjalan semakin memanas pada pekan depan, seiring dengan tuntutan penasihat hukum agar kepolisian segera melakukan pemeriksaan konfrontasi ulang terhadap seluruh saksi dan nama-nama baru yang mencuat di persidangan.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut