Kenaikan Pertamax Picu Migrasi Konsumen, Anggota DPR RI Jelaskan Alasan Penyesuaian Tarif
Dalam kesempatan yang sama, Herman Khaeron juga memanfaatkan momentum ini untuk meluruskan berbagai informasi keliru yang telanjur viral di jejaring sosial terkait tudingan bahwa penyesuaian tarif ini dilakukan secara sembunyi-sembunyi tanpa koordinasi dengan parlemen. Menurutnya, perubahan harga komoditas nonsubsidi memang menjadi domain korporasi penyedia energi yang disesuaikan dengan perkembangan geopolitik dunia.
“Itu memang floating price, jadi naik turun mengikuti harga internasional,” katanya.
Walaupun telah mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak legislatif, dampak dari kenaikan harga Pertamax yang menyentuh angka hampir Rp4.000 per liter ini diprediksi tetap akan memicu migrasi konsumsi massal ke jenis BBM yang lebih murah, serta menjadi tantangan tersendiri bagi stabilitas ekonomi sektor mikro di daerah.
Editor : Tomi Indra Priyanto