get app
inews
Aa Text
Read Next : Musim Kemarau Hambat Tanam Gadu, DKPP Indramayu Genjot Distribusi Air

Bantuan Plastik Tambak Berubah Sepihak, Petani Garam di Indramayu Protes

Selasa, 07 Juli 2026 | 17:29 WIB
header img
Perwakilan petani garam di Indramayu saat memberikan keterangan terkait pemotongan kuota bantuan geomembran KKP di Kecamatan Krangkeng, Selasa (7/7/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Namun saat proses distribusi dilakukan secara massal di lapangan, jumlah komoditas bantuan tersebut berubah secara sepihak dengan alasan pemerataan kuota untuk seluruh petani tambak yang terdaftar belakangan. Perubahan skenario ini langsung memantik reaksi negatif dari para penggarap lahan pesisir.

“Pas pembagian ternyata cuma dapat satu rol dengan alasan pemerataan. Itu yang kami sayangkan,” katanya.

Menurut Yos, keputusan pengurangan bantuan vital bagi pelapisan tanah tambak tersebut dilakukan tanpa adanya musyawarah ataupun pemberitahuan tertulis sebelumnya bersama para penerima manfaat awal yang terdata di kementerian terkait.

Ia mengaku mewakili sekitar 41 petani garam di Indramayu yang merasa hak-hak administratifnya terabaikan karena tidak pernah diajak berdiskusi sebelum kebijakan pembagian kuota diubah secara mendadak oleh oknum di lapangan.

“Tidak ada musyawarah sama sekali dengan 41 penerima ini. Jadi kesannya dipaksakan untuk rata,” ungkapnya.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut