get app
inews
Aa Text
Read Next : Mentan: Terima Kasih atas Capaian Spektakuler 4 Juta Ton Cadangan Beras

Ratusan Petani Indramayu Long March ke Jakarta, Tuntut Janji Alsintan Kementan

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:43 WIB
header img
Ratusan peserta Long March Petani Indramayu berjalan menuju Jakarta menuntut realisasi bantuan alsintan Kementerian Pertanian, Kamis (23/7/2026). (Foto: Wahyu Topami)

INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id Long march petani Indramayu dimulai pada Kamis (23/7/2026). Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Indonesia (STI) Kabupaten Indramayu berjalan kaki menuju Jakarta untuk menuntut realisasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang sebelumnya dijanjikan Kementerian Pertanian. Massa aksi berasal dari empat kecamatan di Kabupaten Indramayu dan membawa bendera organisasi selama perjalanan.

Ketua STI, Kabupaten Indramayu, Casudi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan petani setelah berbagai upaya komunikasi dengan Kementerian Pertanian tidak membuahkan hasil. Menurutnya, bantuan yang dijanjikan hingga kini belum sepenuhnya diterima oleh kelompok tani.

Pada 24 September 2025, kata Casudi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan akan memberikan lima unit traktor dan dua unit Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Namun, hingga sekarang bantuan yang dijanjikan tersebut belum terealisasi seluruhnya.

"Pada 24 September 2025, Pak Menteri Amran menyampaikan akan memberikan lima unit traktor dan dua unit Jiat. Namun, sampai sekarang dua unit JIAT itu belum ada sama sekali. Hanya sebatas janji," kata Casudi. 

Casudi menjelaskan, setelah pertemuan tersebut, pihaknya diminta membuat proposal sebagai syarat pengajuan bantuan. Meski mengaku belum memahami proses administrasi, STI Kabupaten Indramayu tetap menyusun dan mengirimkan proposal kepada Kementerian Pertanian sesuai arahan yang diberikan.

Namun, menurut dia, proposal itu tidak pernah mendapat tindak lanjut. STI Kabupaten Indramayu juga telah berulang kali menanyakan perkembangan pengajuan tersebut. Hingga kini, mereka mengaku belum memperoleh kepastian.

"Dari situlah kami kecewa karena tidak ada tindak lanjut. Kami berkali-kali menanyakan perkembangan proposal tersebut, tetapi sampai sekarang belum ada penjelasan yang jelas," ujarnya.

Kekecewaan itu kemudian disampaikan kepada anggota STI Kabupaten Indramayu. Setelah berdiskusi, para petani sepakat menggelar aksi Long March Petani Indramayu menuju Jakarta sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah.

Casudi mengatakan, Serikat Tani Indramayu beranggotakan petani dari Kecamatan Gantar, Kroya, Cikedung, dan Terisi. Awalnya, jumlah peserta yang diberitahukan kepada pihak terkait berkisar 100 hingga 200 orang. Namun, antusiasme petani membuat jumlah peserta bertambah karena banyak yang ingin ikut berjalan menuju Jakarta.

Selain menuntut realisasi bantuan alsintan, petani juga menyoroti persoalan kekurangan air yang terjadi di wilayah Indramayu Barat. Menurut Casudi, kondisi tersebut menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen sehingga bantuan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dinilai sangat dibutuhkan.

"Petani di wilayah Indramayu Barat banyak yang gagal panen karena kekurangan air. Karena itulah bantuan dua unit JIAT yang dijanjikan Pak Amran sangat kami butuhkan. Air sangat penting bagi petani," katanya.

Ia menambahkan, rombongan belum dapat memastikan kapan akan tiba di Jakarta. Lama perjalanan bergantung pada kondisi di lapangan maupun respons dari Kementerian Pertanian terhadap tuntutan yang mereka sampaikan.

Casudi menegaskan, peserta aksi siap menghentikan perjalanan apabila Kementerian Pertanian bersedia menemui mereka dan memberikan kepastian atas tuntutan tersebut.

"Kalau pihak kementerian datang menemui kami dan menyelesaikan tuntutan kami, kami bisa langsung putar balik," ucapnya.

Apabila belum ada tanggapan, Serikat Tani Indramayu menyatakan akan tetap melanjutkan aksi hingga tuntutan mereka mendapat kepastian dari Kementerian Pertanian.

Editor : Tomi Indra Priyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut