Perjuangan di Jatibarang tergolong lebih intens. Mengingat lokasi yang strategis, petugas harus bekerja cepat agar api tidak merembet ke bangunan lain. Beruntung, sinergi di lapangan sangat solid.
"Penanggulangan dibantu oleh masyarakat, Polsek Jatibarang, Tagana, hingga rekan-rekan dari Jatibarang Volunteer," tambah Yogie dalam keterangannya.
Dua insiden dalam kurun waktu kurang dari lima jam ini memiliki kesamaan, keduanya dipicu oleh aktivitas di area dapur. Meski kerugian materiil ditaksir cukup besar, pihak Damkar memastikan tidak ada korban jiwa dalam rentetan peristiwa tersebut.
Masyarakat Kabupaten Indramayu pun diimbau untuk lebih waspada terhadap kondisi kompor dan instalasi gas, terutama saat jam-jam rawan dini hari atau sebelum meninggalkan tempat usaha.
Kini, setelah berjibaku selama hampir lima jam tanpa henti, Regu III memastikan kedua lokasi telah dalam kondisi hijau atau aman terkendali.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
