INDRAMAYU, iNewsIndramayu.id – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bergerak cepat merespons kondisi gagal tanam massal yang dipicu oleh bencana banjir. Saat ini, DKPP tengah mengusulkan bantuan benih dalam jumlah besar ke Kementerian Pertanian RI guna meringankan beban para petani yang terdampak.
Langkah ini menjadi prioritas utama mengingat ribuan hektar lahan sawah di wilayah Indramayu mengalami kerusakan parah. Kabid Tanaman Pangan DKPP Indramayu, Puryanto, menyebutkan bahwa inventarisasi lahan terus dilakukan agar data yang dikirimkan ke pemerintah pusat tetap akurat.
Upaya ini diambil karena banyak petani yang mengalami kerugian materiil akibat benih yang baru saja ditanam hanyut terbawa arus atau mati terendam hingga menyebabkan gagal tanam.
"Kami sudah diperintahkan Pak Kadis untuk inventarisasi dan hari ini laporan harus masuk ke Kementerian Pertanian. Kami sedang memperjuangkan bantuan benih, estimasinya sekitar 250 ton untuk meng-cover 10.000 hektar yang terdampak," jelas Puryanto, Senin, 2 Februari 2026.
Prioritas Bantuan untuk Lahan Fuso
Puryanto menambahkan, kriteria bantuan akan diprioritaskan bagi lahan yang mengalami fuso atau gagal tanam total akibat bencana alam. Pihaknya berupaya agar bantuan ini dapat segera didistribusikan, mengingat antusiasme petani di Indramayu untuk kembali memulai penanaman sangat tinggi meski baru saja dilanda musibah.
"Benih ini ada kriterianya, karena ini bencana memang selayaknya disumbangkan ke petani agar meringankan beban mereka. Petani kita ini luar biasa, meski banjir dua tiga kali, mereka tetap semangat untuk kembali membenahi tanamannya," tuturnya.
Menanti Realisasi dari Pusat
Meskipun pengajuan bantuan untuk mengatasi gagal tanam ini sudah dilakukan, Puryanto meminta para petani untuk tetap bersabar menunggu proses birokrasi di tingkat pusat. Pihaknya memastikan bahwa seluruh dokumen teknis telah diserahkan agar proses verifikasi berjalan lancar.
"Kami tidak mau menjanjikan secara instan, tapi setidaknya secara teknis dan laporan sudah kami siapkan semua ke Kementerian agar bantuan benih ini bisa segera terealisasi," tegasnya.
Diharapkan dengan adanya bantuan 250 ton benih ini, produktivitas lahan sawah yang sebelumnya terdampak gagal tanam dapat segera pulih dan mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu. (*)
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
