Muhibbuddin mengatakan pemanfaatan teknologi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kecepatan respons terhadap potensi gangguan keamanan.
"Kami terus memperkuat sistem pengamanan melalui kombinasi personel yang profesional, pemanfaatan teknologi, serta kerja sama dengan aparat kewilayahan. Dengan demikian, seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin demi keselamatan perjalanan kereta api dan kenyamanan pelanggan," tambahnya.
KAI Daop 3 Cirebon juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang membahayakan operasional kereta, seperti berada di jalur rel tanpa kepentingan, merusak fasilitas perkeretaapian, maupun melempar kereta yang sedang melintas.
Menurut Muhibbuddin, partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan nyaman bagi semua pengguna jasa.
"Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi antara petugas, aparat, dan masyarakat, KAI optimistis dapat terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan memberikan rasa tenang bagi setiap pelanggan." tutup Muhibbuddin.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
