Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Muda Indramayu Makin Enggan Jadi Petani, Padahal Regenerasi Itu Penting
Advertisement . Scroll to see content

Indramayu Lahirkan Gerakan Baru: Rakyat Berdaulat atas Pangan Sendiri Lewat RMU Lanusa

Kamis, 16 Oktober 2025 | 21:13 WIB
  • author Wahyu Topami
Indramayu Lahirkan Gerakan Baru: Rakyat Berdaulat atas Pangan Sendiri Lewat RMU Lanusa
Sekjen KPA Dewi Kartika bersama Bupati Lucky Hakim dalam kegiatan peresmian RMU Lanusa di Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya, Indramayu. (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengapresiasi langkah tersebut. Ia menilai, RMU Lanusa merupakan model ekonomi rakyat yang bisa diadopsi di berbagai daerah. Dengan sistem ini, kata Lucky, harga gabah petani bisa lebih tinggi, sementara buruh membeli beras dengan harga lebih murah.

“Biasanya dari petani ke tengkulak bisa sebelas rantai. RMU Lanusa memotongnya jadi hanya empat. Petani dapat harga lebih tinggi, buruh bisa beli beras lebih murah,” ujar Lucky.

Lucky menegaskan, jika model seperti ini diperbanyak, kesejahteraan masyarakat desa akan meningkat tanpa harus bergantung pada tengkulak atau modal besar.

“Kalau sistem seperti ini direplikasi di banyak tempat, dampaknya luar biasa. Daya beli buruh naik, kesejahteraan petani juga ikut meningkat,” tandasnya.

RMU Lanusa kini menjadi prototipe industri pangan berbasis rakyat yang mempertemukan dua kekuatan ekonomi desa,  petani dan buruh. Dengan semangat solidaritas dan gotong royong, pabrik penggilingan padi ini menjadi simbol kedaulatan pangan dari Indramayu di mana rakyat kembali berdaulat atas nasib pangannya sendiri. (*)

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut