Bertemu Komisi II DPRD Indramayu, Ini Alasan KOMPI Tolak PSN Tambak Pantura
Ia menegaskan, komunikasi terbuka menjadi kunci agar persoalan tidak berlarut-larut dan memicu konflik di lapangan.
“Kami berharap forum-forum diskusi ini terus dilakukan. Jangan sampai kanal komunikasi tertutup, karena itu akan menghambat penyelesaian. Kita akan terus mencari formula terbaik untuk semua pihak,” tambahnya.
Di sisi lain, Imron juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas, terutama terkait isu kompensasi.
“Ada banyak informasi yang tidak utuh diterima petambak, termasuk soal nominal kerohiman yang sebenarnya belum dirumuskan. Proses ini masih panjang dan perlu kehati-hatian, jadi mohon semua bisa bersabar,” tegasnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan polemik PSN tambak Pantura dapat menemukan jalan tengah yang adil, tanpa mengabaikan kepentingan para petambak lokal yang telah lama menggantungkan hidupnya di kawasan tersebut.
Editor : Tomi Indra Priyanto