"Susah belinya. Harapannya kalau ke pemerintah, orang tani mah yang penting beli pupuk jangan susah. Itu saja harapan semua orang tani. Kalau barangnya tidak ada, kita mau memupuk pakai apa?" tambahnya dengan nada kecewa.
Menanti Solusi Distribusi dan Alokasi
Para petani berharap pemerintah daerah maupun dinas terkait segera turun tangan untuk membenahi alur distribusi dan memastikan kuota pupuk bersubsidi sampai ke tangan yang berhak. Kelangkaan ini dianggap menjadi beban mental tersendiri di tengah perjuangan mereka menjaga status Indramayu sebagai lumbung pangan nasional.
"Kalau pupuk susah, mau menanam padi juga susah semua prosesnya. Kami hanya ingin pasokan lancar supaya bisa fokus mengurus sawah dengan tenang," pungkas Darwan.
Editor : Tomi Indra Priyanto
Artikel Terkait
