Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : DLH Indramayu Akui soal Keterbatasan Armada Pengangkut Sampah
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Pembunuhan Paoman: Pengacara Terdakwa Desak Ahli Forensik Ungkap Fakta CCTV

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:18 WIB
  • author Wahyu Topami
Kasus Pembunuhan Paoman: Pengacara Terdakwa Desak Ahli Forensik Ungkap Fakta CCTV
Pengacara Toni RM selaku kuasa hukum terdakwa Ririn saat memberikan keterangan pers terkait penundaan sidang kasus pembunuhan di Indramayu oleh Hakim Wimmi D Simarmata, Kamis (11/6/2026). (Foto: Wahyu Topami)

Menanggapi rentetan temuan biologis tersebut, Kuasa hukum terdakwa Ririn, Toni RM, mengaku pihaknya juga sangat menunggu hasil laboratorium forensik komprehensif (Puslabfor) untuk memastikan identitas pemilik bercak darah yang ditemukan di toko tersebut guna membuat pembuktian Kasus Pembunuhan di Indramayu ini menjadi valid.

“Kami juga penasaran apakah darah yang ditemukan di toko itu darah korban atau bukan. Pokoknya apapun yang terungkap di persidangan memang bagus untuk membuat semuanya terang-benderang,” ujarnya.

Toni menegaskan kembali, keberadaan ahli digital forensik dinilai sangat penting karena bukti elektronik seperti rekaman video CCTV tidak cukup hanya dijelaskan oleh penyidik kepolisian, melainkan harus diterangkan langsung oleh ahli yang memiliki kompetensi independen di bidang tersebut.

“Untuk menerangkan bukti elektronik itu seyogianya harus diterangkan oleh ahli digital forensik, bukan penyidik,” katanya.

Menurut pandangan Toni RM, tenaga ahli digital forensik nantinya yang berhak menjelaskan berbagai aspek penting dalam rekaman kamera pengawas, mulai dari autentikasi, keutuhan rekaman, hingga relevansi isi video dengan dugaan tindak pidana yang didakwakan kepada Ririn.

“Yang bisa menerangkan autentikasi, keutuhan, kemudian relevansi isi itu dengan perbuatan pidana ya ahli digital forensik,” jelasnya.

Editor: Tomi Indra Priyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut