Stok Melimpah tapi Petani Mengeluh Langka, Ada Apa dengan Distribusi Pupuk di Indramayu?

Wahyu Topami
Sejumlah pekerja sedang membuat pupuk di Gudang Pupuk Indonesia, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, untuk dilakukan distribusi ke beberapa wilayah, Kamis (5/2/2026). (Foto: iNewsIndramayu.id/Wahyu Topami)

Munculnya perbedaan persepsi antara "sulitnya barang" menurut petani dan "banyaknya stok" menurut otoritas mengindikasikan adanya sumbatan informasi atau kendala teknis dalam sistem penebusan pupuk bersubsidi.

Pihak distributor mencatat bahwa saat ini tersedia akumulasi stok sekitar 115 ton Urea dan 116 ton NPK di tingkat pengecer wilayah Juntinyuat. Kini, tantangan bagi pihak terkait adalah menyinkronkan data RDKK dengan kemudahan akses bagi petani di lapangan agar polemik ini tidak terus berlarut di tengah musim tanam.

"Kami tetap akan mengacu posisi alokasi yang ada dan akan didistribusikan ke petani sesuai dengan RDKK yang ada. Sejauh ini aman," tutup Dulmukmin.



Editor : Tomi Indra Priyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network